1. MahasiswaPBI FKIP Uhamka Perkuat Diplomasi Bahasa melalui Program Pengajaran di Sekolah Australia

Enam mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) bersama mahasiswa dariberbagai program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) berpartisipasi dalam program pengajaraninternasional di sejumlah sekolah di Canberra dan Melbourne, Australia, pada Oktober hinggaDesember 2025. Program ini merupakan hasil kerja sama Uhamka dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Australia.

Picture1

Dalam program tersebut, mahasiswa Uhamka mengajar Bahasa Indonesia di beberapa secondary school di Australia sebagai bagian dari upaya memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada pelajar setempat. Selain itu, mahasiswa PBI juga berkesempatan mengajar Bahasa Inggris di sekolah multikultural yang dihuni siswa dari berbagai latar belakang negara, sehinggamemberikan pengalaman pembelajaran lintas budaya yang sangat berharga.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuanmengajar di lingkungan internasional, tetapi juga meningkatkan keterampilan komunikasiantarbudaya, kreativitas dalam merancang pembelajaran, serta kemampuan beradaptasi dengansistem pendidikan yang berbeda. Interaksi langsung dengan siswa dan guru di Australia juga memperluas wawasan global mahasiswa mengenai praktik pendidikan di berbagai konteks sosialdan budaya.

pic2
pic 3

Program ini memberikan manfaat besar bagi peserta, baik secara akademik maupun profesional. Mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengajar di sekolah luar negeri, meningkatkankepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, sertamemperkuat kesiapan mereka sebagai calon pendidik yang memiliki perspektif global.

Melalui kegiatan ini, FKIP Uhamka berharap mahasiswa dapat menjadi duta budaya sekaligusmempererat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia. Program ini juga diharapkanterus berlanjut sebagai bagian dari komitmen Uhamka dalam mendorong mahasiswaberkontribusi di tingkat internasional melalui pendidikan dan penguatan diplomasi bahasa.

 

2. Perkuat Kompetensi Bahasa Internasional, Mahasiswa PBI FKIP Uhamka Latih Bahasa Inggris Prajurit TNI

picccc

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menerima kunjungan perwakilan Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Ruang Sidang A FKIP Uhamka pada Sabtu (13/1/2024). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan kerja sama dalam program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan Bahasa Inggris bagi prajurit Denzipur yang akan bertugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Denzipur TNI AD atas kolaborasi yang telah terjalin, khususnya dalam program pengajaran Bahasa Inggris bagi prajurit yang ditugaskan dalam misi perdamaian dunia di Afrika.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan II FKIP Uhamka, Samsul Ma’arif, Kaprodi PBI FKIP Uhamka, Silih Warni, perwakilan Komandan Denzipur, Letnan Satu (Lettu) Farhan Muzakkir, petugas Provost Denzipur Rian, serta empat mahasiswa PBI FKIP Uhamka yang tergabung dalam tim pengabdian masyarakat, yaitu Danissa Fitriamalia Gito, Munirah Munawwarah, Olivia Farisca Adhani, dan Zahra Permata Nafila.

Dalam sambutannya, Samsul Ma’arif menegaskan bahwa program pengabdian masyarakat merupakan bagian penting dari komitmen FKIP Uhamka dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan kompetensi bahasa bagi prajurit TNI.

Ia menyampaikan bahwa kemampuan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi personel TNI yang bertugas di luar negeri, khususnya dalam menjalankan misi perdamaian internasional. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa PBI dalam program ini menjadi kontribusi nyata kampus dalam mendukung tugas negara di tingkat global.

picsss

Sementara itu, Lettu Farhan Muzakkir menyampaikan apresiasi kepada Uhamka atas dukungan dan kesambungan kerja sama yang telah berjalan. Ia menilai pelatihan Bahasa Inggris yang diberikan mahasiswa selama kurang lebih 2 bulan sangat membantu kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas di lingkungan internasional.

Menurutnya, penguasaan Bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi anggota TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB, sehingga kerja sama ini memberikan manfaat strategis bagi peningkatan kemampuan komunikasi prajurit di kancah internasional.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan institusi pertahanan dalam mendukung kontribusi Indonesia pada misi perdamaian dunia.

 

3. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Ekonomi FKIP Uhamka Gelar KKN Pendidikan di Kawasan Badui, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melaluiPendidikan, Pariwisata dan Kewirausahaan

Sebanyak 89 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berkolaborasi denganmahasiswa Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melaksanakan program Kuliah Kerja NyataPendidikan (KKN Dik) di kawasan sekitar suku Badui, Kecamatan Leuwidamar, KabupatenLebak, Banten. Program ini berlangsung pada 26 Januari hingga 8 Februari 2026 dan berlokasi di empat desa mitra, yaitu Desa Bojong Menteng, Yasmui, Kompol, dan Cakuem.

POC

Kegiatan KKN Dik ini terselenggara melalui sinergi antara Uhamka dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Leuwidamar, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa setempat. Program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui tiga bidang utama, yaitu pendidikan, pariwisata, dan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Dalam bidang pendidikan, mahasiswa menyelenggarakan pendampingan belajar bagi siswa sekolah dasar dan menengah, pengenalan literasi bahasa, serta kegiatan pembelajaran kreatif untuk meningkatkan motivasi belajar anak-anak desa. Sementara itu, pada sektor pariwisata dan kewirausahaan, mahasiswa turut membantu masyarakat dalam penguatan promosi potensi wisata lokal serta memberikan pendampingan sederhana mengenai pengelolaan usaha kecil dan produk lokal.

Program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa melalui peningkatan akses kegiatan edukatif bagi anak-anak serta penguatan kesadaran akan potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan. Di sisi lain, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat, mengasah keterampilan komunikasi sosial, kepemimpinan, dan kerja sama tim, sekaligus memahami secara langsung dinamika sosial dan budaya masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, FKIP Uhamka berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus berkembang guna mendorong pembangunan berbasis pendidikan dan pemberdayaan lokal secara berkelanjutan di wilayah Lebak, Banten.